12.31.2010

My Wish List : BOOKS (update)

A room without books is like a body without soul
-Cicero-

Semoga di tahun 2011, saya bisa membaca buku-buku ini dan ada rezeki untuk memilikinya sendiri. Sebagai pengakuan, saya lebih sering meminjam buku dari perpustakaan atau teman ketimbang beli sendiri :D
Tapi insha allah ada perubahan yang baik ya di tahun 2011 ini :)

(Nah berhubung tanggal 6 Januari nanti saya genap berusia 18 tahun, teman-teman bisa nih mengirimkan salah satu buku dari daftar di bawah ini ke rumah saya :D)

#1 MUSASHI (Eiji Yoshikawa) Checklist:sedang di baca:)



Sudah 2 tahun lebih, saya mengidam-ngidamkan buku ini. Karena kepentok dengan harga dan masih ada keperluanyang lain jadi saya memutuskan untuk menundanya dulu.

Setengah tahun yang lalu saya melihat buku mushashi yang terbuka bungkusnya di Gramedia. Otak hemat saya waktu itu langsung bekerja. Setiap pulang sekolah dalam seminggu, saya menyempatkan diri untuk mampir membaca Musashi di Gramedia. Alhasil,

mas-mas penjaga tas sampai hafal dengan saya :D
Namun di hari ke-8 buku itu sudah tidak ada di rak nya :’(

Sebagai gambaran, Musashi ingin membuktikan bahwa kekuatan dan keterampilan bukan satu-satunya yang bisa diandalkan untuk menentukan kemenangan melalui ilmu samurai yang dimilikinya.

Status: Saya masih berharap buku ini tiba-tiba turun dari langit :D

#2 DUNIA SOPHIE Gold Edition-Mizan (Jostein Gaarder)



Saya sudah membacanya 2 tahun lalu dari perpustakaan sekolah. Buku ini menggambarkan kehidupan Sophie dan penulis surat dari kacamata filsafat. Sungguh menyenangkan menyelami pemikiran si penulis surat!

Dan ketika 3 minggu kemarin main ke Gramedia, saya lihat ada sesuatu yang bersinar-sinar dari salah satu rak buku. Sesuai namanya, Dunia Sophie Gold Edition yang menyilaukan mata membuat saya jatuh cinta.
Yang berbeda dari edisi sebelumnya adalah adanya ilustrasi para tokoh. Cerita menjadi lebih hidup!

Status: Semoga lancar rezeki untuk beli buku ini. Aaamiiin.

#3 Your Job is not Your Career Checklist




Ini ditulis oleh Rene Suhardono yang akrab disapa ReneCC, coach di hardrock FM. Seperti biasa, buku yang memenuhi rak buku saya adalah buku-buku motivasi seperti ini.
Untuk menjadi penyemangat saya mengejar cita-cita: dokter.

Status: Sedang menabung untuk beli buku ini :)

#4 Totto-chan's Children: A Goodwill Journey to the Children of the World



Setiap buku mengenai kegiatan atau perjalanan kemanusiaan sangat saya sukai. Seperti yang dilakukan Totto Chan dalam bukunya ini. Tentu ini akan menambah semangat saya untuk lebih banyak berbagi dan mensyukuri kehidupan yang saya miliki.

Status: mecahin celengan…enggak….mecahin celengan…..enggak….enggak….engg…

#5 SAMAN (Ayu Utami) Checklist!



Saya sudah jatuh cinta dengan tulisan-tulisan, pemikiran dan pandangan mba ayu utami semenjak rajin membaca kolomnya di Koran Seputar Indonesia kelas 1 SMA lalu.
Jadi saya yakin novel mba Ayu tidak akan mengecewakan saya. Bagaimana tidak, SAMAN menjadi salah satu novel Indonesia terbaik.
Semoga kita bisa berdiskusi bersama ya mba ayu suatu hari nanti!

Status: ada yang punya enggak?

#6 NAGABUMI (Seno Gumira A.)



Hampir semua cerpennya menarik. Memiliki ending yang tak bisa di tebak. Salah satu cerpen beliau yang saya suka adalah Cappucino dalam Rembulan.
Kemudian, beliau menulis Nagabumi yang tebalnya hampir sama dengan Musashi. Dan harganya juga hampir sama, aaaaaa

Status: membuat prioritas.


Itulah 6 buku yang insha allah saya baca di tahun 2011 ini,
Nanti akan saya share nilai-nilai positif apa saja yang bisa diambil.
Sekaligus menjadi inspirasi saya untuk mulai menulis buku. Doakan ya!

SHARE:

12.24.2010

Kisah iPad, Nokia, & BlackBerry

Ini tentang kisah iPad, Nokia & BlackBerry yang jatuh ke tangan seorang manusia biasa. Yang diantara ketiganya punya cerita tersendiri.


Kisah iPad
Untuk mengetahui apa itu iPad, silahkan klik --> iPad.



Setiap kali mendengar, melihat, bahkan mengetik huruf yang membentuk kata iPad, hati saya bergidik. Sore menjelang senja waktu itu, saya menerima kiriman sms yang menyatakan saya berhasil memenangkan sebuah kontes menulis yang diselenggarakan oleh Pesta Blogger bekerjasama dengan JCU Singapore. Saya mendapat kategori most creative writing atau tulisan paling kreatif. Dan itu artinya saya berhak mendapat sebuah iPad!

Klik --> tulisan (untuk membaca tulisan yang saya lombakan)
Klik --> pengumuman (untuk melihat hasil pemenang)


Saya langsung sujud syukur. Alhamdulillahirabbil alamin, sebut saya terus menerus dalam hati. Saya jadi agak heboh dan lepas kendali. Meski di rumah seorang teman, saya tetap teriak-teriak kegirangan, “Dina, Nurul, aku dapat iPad, iPad!!!”

Ibu teman saya pun sampai bertanya, “Din, itu teman kamu kenapa?” Mirisnya, saya jadi kehilangan etika dan moral bertamu di rumah orang karena teriakan-teriakn yang menganggu.

Sepersekian menit dari luapan emosi kebahagiaan yang saya tunjukkan, sebuah sms dari pengirim yang sama masuk, ia memberitahukan bahwa hadiah di oper ke peringkat 2 karena saya tidak menghadiri acara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Karena saya tidak menghadiri acara pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah maka saya TIDAK mendapat hadiah (baca: iPad).



Entahlah, seperti tersambar petir, kilat, badai, dan hal-hal menakutkan lainnya. Hal mengejutkan masih datang bertubi-tubi karena si pengirim sms itu ternyata adalah orang yang berada di peringkat 2, Kak Lily-teman sekelas saya!


Duaaaaaarrrrr-seperti genderang mau pecah. Saya benar-benar bingung. Apa yang harus saya lakukan. Apa, apa yang harus saya lakukan?


Di tengah kebingungan yang mencekam, Kak Lily memberikan tawaran untuk menjual iPad tersebut kemudian hasil penjualan akan dibagi dua. Tanpa berpikir panjang, saya membalas: OKE.


Hei, kenapa saya balas oke?! Bukankah akan lebih bijaksana kalau saya mengatakan, “Tidak perlu, kak. Itu milik Kak Lily. Rezekinya Kak Lily. Saya ikhlas, kak.”
(Wee heng, Juri asal Singapore menghibur kesedihan saya:D)

Tapi seburuk apapun saya, sedikit apapun amal perbuatan saya di dunia yang fana ini, saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari dosa, juga dari nafsu duniawi. Astaghfirullah aladzim alladzi laa illaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaih.


Dan tidak lupa saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kak Lily yang bersedia membagi rezekinya dengan saya. Semoga Allah SWT membalas perbuatannya. Ini akan selalu saya ingat, Kak :)

#Moral: Selalu hadiri acara pengmuman pemenang dan penyerahan hadiah apapun meski kamu enggak yakin menang. Karena sebuah ketidakyakinan adalah keyakinan.



Kisah Nokia & Black Berry (BB)

Berbekal kesalahan di minggu sebelumnya, saya langsung tancap gas ke Gedung Pusat Telkomsel untuk menghadiri acara penyerahan hadiah ‘Program be a Reporter’ Telkomsel. Lomba essay tingkat pelajar dan mahasiswa se-Jabodetabek dengan tema ‘Aku Cinta Indonesia’.




Alhamdulillahirabbil alamin, saya mendapat sebuah BlackBerry. Itu artinya saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada Pasangan jiwa saya: Nokia 6630 Silver.

Sebagai perkenalan, Nokia 6630 Silver yang telah menemani saya selama 5 tahun, memang sudah mengalami penuaan. Keypad atasnya telah rusak 2 tahun yang lalu. Namun karena kesetiaan yang saya miliki, saya tetap menerima ia apa adanya. Saya menerima ia SEUTUHNYA. Ini terbukti dengan casing asli, baterai asli, memory 64 MB asli, dan semuanya UTUH saya pakai selama 5 tahun.


Sempat terlontar sebuah lelucon dari teman saya, “HP lo boleh jadul nit, tapi punya iPad, HA-HA-HA.” maklum dia tidak tahu kisah-kasih saya dengan iPad yang berliku-liku.

Atau, “Ganti HP dong, Nit.” “Pakai BB dong, Nit.” “iPhone lah,Nit. iPhone.”



Dengan tegas dan penuh pengertian, saya membalas semua apa yang mereka lontarkan itu dengan, “Iya nih belum mau ganti, masih setia. 5 tahun lho!” Meski sebenarnya banyak sekali alasan lain di luar sebuah kesetiaan.

Sekarang dengan berat hati, sekali lagi saya harus mengakui, bahwa saya hanyalah MANUSIA biasa, yang juga ingin merasakan teknologi baru yang membuat beberapa teman saya keranjingan.

“Welcome home, BlackBerry Girl!” ucap beberapa teman saya di Messenger.

“Mana kesetiaan lo, Nit? Mana Nita yang gue kenal dulu. Yang setia, kuat, ceria……HA-HA-HA.” Ucap seorang teman di tengah ujian akhir semester.

#Moral: Manusia tidak pernah puas meski mengaku setia.
SHARE:

10.20.2010

Sekali lagi, Bermimpilah Teman!





Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Sebanyak apapun itu: seratus, seribu, sejuta atau bahkan tak terhingga.
Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Setinggi apapun itu: 100m di atas permukaan laut (masih dangkal), 100 km, atau bahkan setinggi bintang di atas sana.


"Tembakkanlah panahmu ke bintang. Walaupun pada kenyataannya tidak akan pernah sampai, setidaknya itu akan lebih tinggi daripada menembakannya sejajar dengan dirimu."


Teman, panah itu seperti kemampuan yang kamu miliki sekarang. Dan bintang itu adalah mimpimu. Ya, bintang yang paling bersinar terang di langit malam itu!


Lalu kenapa kamu takut untuk bermimpi tinggi-tinggi?
Kamu berhak membuat mimpi seperti apapun. 100% mimpi itu adalah milikmu dan kamu berhak menggunakannya untuk apa saja.

Menjadikan mimpi sebagai sebuah khayalan atau sebagai kunci kehidupanmu.
Maka jangan biarkan orang lain merusak mimpimu.
Berapa banyak orang yang mengatakan,
"itu terlalu sulit. sudahlah, sesuaikan saja dengan kemampuanmu."
"jangan mimpi tinggi-tinggi. nanti kalau jatuh, enggak siap lho. bisa stress!"

Teman, kenapa kamu biarkan kalimat-kalimat itu bersemayam didirimu. Bukan mimpi yang harus menyesuaikan diri dengan kemampuan kita, tapi naikkanlah kemampuanmu untuk menggapai mimpi itu!
There is a will, there is a WIN :)
SHARE:

10.18.2010

Saya ingin belajar di JCU Singapore karena Saya Ingin Menjadi Dokter yang Ahli!

Hidup sekaligus belajar di negeri orang menjadi idaman saya sejak kecil. Sudah empat tahun lebih, sebuah peta dunia besar terpampang di kamar saya. Berbagai macam negara yang saya lingkari akan menjadi tempat singgah selama perjalanan kehidupan saya nantinya. Dan tebak, Singapura menjadi salah satunya!



Tahun ini adalah tahun terakhir saya di bangku sekolah menengah atas. Itu artinya saya harus sudah bisa memutuskan untuk melanjutkan kemana setelah ini. Saya telah memutuskan untuk menjadi dokter dan tahukah kalian, saya sudah menemukan salah satu tempat yang tepat, JCU Singapore!


Kenapa harus Singapura dan kenapa juga harus JCU Singapore?



Singapura negeri singa!

Singapura menjadi salah satu negara dengan pendidikan terbaik di Asia bahkan dunia!
Hubungan yang baik antara Indonesia dengan Singapura membuat saya merasa aman untuk melanjutkan studi di sana.
Selain dekat dari Indonesia, Singapura merupakan negara dari beragam etnik. Keberagaman yang tentunya akan membuka pikiran saya dan membuat saya untuk lebih dewasa serta menyikapi sesuatunya dengan lebih bijak.

gif animator


Singapura memiliki teknologi yang tinggi, tempat perbelanjaan yang mewah, tempat wisata yang indah, dan keragaman budaya.
Namun dibalik itu, atmosfir belajar yang kuat di seluruh penjuru Singapura akan memotivasi saya untuk terus belajar dan belajar. Belajar jauh dari sanak saudara, belajar untuk menerima perbedaaan, serta belajar memaknai kehidupan. Menjadi sebuah jejak pelajaran yang berharga.

Belajar di negeri singa, akan menjadi singa!
Singa yang kuat, memimpin, dan melindungi.

JCU Singapore!

Saya baru mengetahui universitas ini tiga hari lalu karena kompetisi yang diselenggarakan pesta blogger. Dan saya sangat bersyukur bisa mengenal JCU Singapore.

gif animator
JCU Singapore

JCU Singapore sendiri memiliki kualitas dan level yang sama dengan JCU Australia dimana JCU Australia menduduki peringkat 4% terbaik di dunia dan universitas riset tropis terkemuka di Australia. Beberapa program studi ditawarkan yaitu Bisnis, Ilmu Lingkungan, Teknologi Informasi, Pemasaran, Psikologi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan.

Para pelajar / mahasiswa asing dan non asing yang melanjutkan pendidikan di JCU (James Cook University) Singapore akan diberi kemudahan dan fasilitas untuk melaksanak perkuliahan dari proses keimigrasian termasuk pemberian visa dan beasiswa serta Dilengkapi dengan perpustakaan, komputer, riset dan penelitian, kegiatan kemahasiswaan yang menyenangkan, klinik psikologi, serta kegiatan-kegiatan lainnya dengan dukungan pengajar dan cara pengajaran yang profesional.

Masih banyak sekali hal yang akan membuat kamu berminat untuk masuk ke sini seperti saya. Untuk itu kunjungi situs resminya di www.jcu.edu.sg atau berkenalan lebih dekat dengan mereka melalui facebook fanpage.


Kedokteran!

Cita-cita saya adalah menjadi dokter.


gif animator


Lalu kenapa memilih JCU Singapore? Bukankah tidak ada program studi kedokteran di sana?

Memang tidak ada program kedokteran di sana!
Namun ada salah satu ilmu yang saya butuhkan ketika menjadi dokter nanti, yaitu Ilmu PSIKOLOGI.

Dua tahun terakhir ini, saya mendalami ilmu psikologi melalui buku-buku psikologi terapan yang dijual bebas di toko buku.
Alhasil, saat ini banyak sekali teman-teman saya yang berkonsultasi ke saya mengenai permasalahan kehidupan mereka. Saya juga suka menyelami karakter orang yang berbeda-beda. Memberi masukan atas keputusan yang akan mereka buat. Saya sering diminta untuk memberi nasihat kepada mereka yang membutuhkan.
Saya yakin ilmu-ilmu tersebut akan berguna untuk menangani pasien juga menangani anak-anak atau suami saya nantinya.

Sungguh, saya sangat tertarik ketika mengetahui bahwa JCU Singapore menyediakan program doktorat untuk Psikologi. Ini membuktikan kualitas dan keseriusan JCU Singapore dalam studi Psikologi-nya.





nita


***

Untuk teman-teman yang mendukung saya, kunjungi dan like jcu singapore facebook fanpage

lalu berikan jempol kalian di foto saya yah klik ---> sini

Anak kecil ngompol di celana
memberi jempol dapat pahala
Terimaksih banyak!:)

SHARE:

10.08.2010

Romantisme Sederhana

sumber: tumblr.com


Akhir-akhir ini saya sering mendapat surat cinta. Bukan surat cinta yang macam-macam yah,
Ini karena saya senior di OSIS dan paskibra, ada saja ritual yang mengharuskan adik-adiknya menulis surat cinta pada kakak-kakaknya. Kasihan juga yang menulis surat cinta untuk saya, mereka harus berbohong :p

Tapi cukup seru membacanya, apalagi kalimat-kalimat berlebihan seperti,
Kalau kini ku kirim surat ini, kak, artinya saya sudah tidak tahan lagi memendam rasa sukaku padamu. Bahaya juga yah kalau sudah tidak bisa ditahan lagi :D

Atau, Kau yang cantik dengan tubuh semampai langsung menyita perhatianku. Apalagi senyummu yang manis. Wah tambah parah bohongnya.

***
Sebenarnya yang terpenting, surat-surat itu mengingatkan saya pada sebuah surat tanpa nama, dari
seseorang empat tahun yang lalu. Saya temukan surat itu di dalam tas saya, dan saya benar-benar kaget membacanya. Antara rasa senang, penasaran, dan takut.

Senang, karena itu surat cinta saya yang pertama. Surat cinta sungguhan.
Penasaran, karena saat itu saya belum tahu siapa pengirimnya.
Takut, karena saya takut kalau orang yang menulisnya bukanlah orang yang saya harapkan.

Percaya atau tidak, sekarang saya sudah mengetahui siapa pengirimnya.
Seseorang yang empat tahun lalu pun sebenarnya berhasil mencuri hati saya, sebelum dia menulis surat itu. Tentu saja, dia tidak tahu soal ini. (kecuali dia membaca posting saya sekarang) dan mungkin, kita sudah punya jalan masing-masing. Melankolis sekali yah.

Di awal paragraf, dia mengatakan bahwa dia takut. Sungguh, seandainya dia sadar, dia bukan orang yang penakut. Berapa banyak pria yang bahkan tidak berani ataupun gengsi untuk sekedar menulis surat seperti miliknya.

Paragraf-paragraf selanjutnya: penuh dengan pujian.

Di akhir paragraf, dia tulis, aku tunggu jawabannya (besok) nanti ya. dari orang yang selalu memperhatikanmu. Dia mencoret kata besok menjadi NANTI.

Apakah NANTI itu adalah sekarang, besok, lusa, atau 10 tahun lagi? Entahlah.

Kalau saya bisa membuat resensi atas suratnya, maka bahasanya begitu sederhana dan apa adanya. Tidak ada kalimat puitis sama sekali. Kertas yang ia gunakan pun hanya selembar sobekan buku tulis. Tanpa amplop, tanpa bunga, tanpa cokelat, tanpa wangi-wangian. Semua begitu sederhana.

Dan memang saya menyukai sesuatu yang apa adanya. Bukankah kejujuran adalah sebuah romantisme sederhana?



Saya telah berjanji untuk menyimpan surat itu sampai tua nanti :)
Dan saya benar-benar berterimakasih kepadanya karena telah bersedia mengisi beberapa lembar kenangan dalam buku kehidupan saya.
Fellas!
SHARE:

10.04.2010

Macro Expression?

gif animator

Setiap ekspresi adalah kita

SHARE:

9.26.2010

MY Kind of BOY

Now, here's what you're supposed to do, and please do not spoil the fun. Copy and paste this into your notes, delete my answers, and type in yours.

If you're a guy - post this as "my kind of girl"
If you're a girl - post this as "my kind of boy"


1. Do you need him/her to be good looking? good looking: sweet

2. Smart? nice

3. Preferred age? Same age or older. wait, younger no problem at all :p

4. Preferred height? Must taller than me.

5. How about sense of humor? balancing my serious

6. How about piercing? no please

7. Accepts you for who you are? Accepting no matter what i am

8. Pink hair? no way

9. Mushy or no? Nope.

10. Thin or fat? i dont care about it

11. Black, Brown or White (skin color)? hey, how about broken white :p

12. Long hair or short hair? short

13. Plastic or metal? metal

14. Smells good? no alcohol parfume.

15. Smoker? Big no

16. Drinker? Hell NO!

17. Girl/Boy-next-door type? no

18. Muscular? Yep

19. Plays piano? great

20. Plays bass and/or acoustic guitar? awesome

21. Plays violin? no

22. Sings very good? nooo :p

23. Vain? dont be vain

24. With glasses? I REALLY like a glasses boy!

25. With braces? Big no

26. Shy type? Better not.

27. Rebel or good boy/girl? everyone has a bright side

28. Active or passive? Active.

29. Tight or bomb? bombastic :p

30. Singer or dancer? none of them

31. Stunner? W-a-w.

32. Hiphop? no

33. Earrings? no no no

34. Mr/Ms. count-my-ex-girlfriends-until-you-drop? i will slap him if he do that

35. Dimples? yes like me

36. Bookworm? of course, i love books

37. Mr/Ms. love letter? no, please

38. Playful? Yes!

39. Flirt? just with me and his mom

40. Poem writer? i dont like a very romantic boy

41. Serious? adaptable boy

42. Campus crush? I REALLY HOPE, maybe in second semester :p

43. Painter? He draws me in his heart hahaha

44. Religious? not very fanatic

45. Someone who likes to tease people? no

46. Computer games geek? Or internet freak? games geek will remember me about someone.....

47. Speaks 20 languages? sounds great, huh?

48. Loyal or faithful? both of them.

49. Good kisser? maybe yes

50. Loves children? Loves ALL children in this world :D

taken from: dini
SHARE:

9.20.2010

Best Project Kompas Muda!




Alhamdulillah, sewaktu saya mengikuti program magang kompas muda, kelompok saya menjadi kelompok dengan project terbaik pilihan dewan juri :)

Saya jadi teringat sewaktu menunggu RAN di studio Trans TV berjam-jam, makan bersama Ketua Mahkamah Konstitusi, Buat teh hangat campur mixer di Lt.5, Naik lift sendirian, Naik bus kesana kemari, nonton drama musikal DIANA, ketemu Tria Changcuter sama Tyas Mirasih lagi pacaran, pulang jam 11 pakai seramgam sekolah, tengah malam nongkrong di KFC bulungan buat nyari orang yang pakai behel,

Ke dokter tuti, dosen FKG trisakti, nyasar di grogol, rebutan cheese cake di lt.3, dimarahin bapak-bapak India gara-gara lari di dalem gedung, dapet crayon pentel ukuran jumbo karena buat logo terbaik, nonton bareng di xxi,



latihan nyanyi buat welcoming party, foto-foto, buat video, ke lounge xxi plaza senayan bareng orang tua, dapet tiket nonton xxi seabrek, dapet voucher gramedia, tiket masuk snow bay, GAJI PERTAMA 500 ribu,



ngeledikin mas nius, ketemu kang pepih, megang ipad untuk pertama kalinya, liat koran pertama kompas tahun 80 an, nyanyi pas welcoming party, pakai topeng pas welcoming party.




nah ini dia hasil kelompok saya yang dimuat di kompas hari Jumat, tanggal 23 Juli 2010



yang ini desain kami sewaktu di presentasikan di depan papa KOMPAS:



Meskipun hanya 2 minggu tapi every momment is a precious :)
Thank you, Zaragenea!
SHARE:

3.22.2010

Misteri Kehidupan


Hidup itu adalah misteri.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok.
Pada siapa hati ini akan berlabuh,
Akan jadi apa kita,
Dokter, arsitek, insinyur,
menteri, presiden, atau pedagang keliling?

Tidak ada manusia yang tahu.
Sekalipun kau bertanya pada wanita yang melahirkanmu.
Ia akan menggeleng tidak tahu.

Tapi, bukan berarti ia tidak mau tahu.
Wanita itu dan juga pria yang membesarkanmu,
Mungkin menggeleng dan berkata,
“Kami tidak tahu engkau akan jadi apa, Nak.”

“Tapi kau harus bahagia apapun kau nanti.
Seperti kami yang selalu bahagia
dan menerima seperti apapun engkau.”

***

Ini beberapa bulan yang lalu, ketika saya mengikuti sebuah seleksi yang cukup bergengsi,
, mereka dengan keras melarang saya. Tapi dengan segala usaha, saya mendapat dukungan dari Ayah dan berhasil lulus dalam seleksi itu.
Dimana ibu saya?
Dia tidak mendukung saya.

Apa saya harus tetap menyelesaikan seleksi itu sedang orang yang paling saya hormati dan saya cintai, IBU tidak mendukung saya sepenuhnya.
Apa bisa saya berdiri tanpa ridha Ibu?
Berjalan tanpa wanita yang namanya saya sebut, saat saya pertamakali bisa berbicara?
Apa bisa saya berlari tanpa doa dari wanita yang telah melawan kematian
hanya untuk melahirkan saya?

Agama saya mengajarkan bahwa,
“surga berada di bawah kedua telapak kaki Ibu.”
Dan ridho Allah terletak pada ridho orang tua.

Bu....Apa Ibu tidak tahu, apa Ibu tidak sadar, ini kan untuk masa depanku.
Kalau aku berhasil, kan Ibu juga yang senang.

Tapi sampai pada detik terakhir, saya tidak menyelesaikan seleksi itu.


***

Itu beberapa bulan yang lalu, teman-teman. Sekarang saya telah berbesar hati menerima semuanya. Apapun itu.

Sambil mencium kening Ibu saat beliau tidur, saya berterima kasih.
Meskipun saya belum tahu sampai saat teman-teman membaca ini pun,
Saya masih belum tahu,

Kenapa Ibu tidak membolehkan saya mengikuti pertukaran pelajar?

Yang saya yakini, Allah punya rencana sendiri :)
Dan feeling seorang Ibu kepada ananknya adalah kuat, sangat kuat.

Seperti kata Dr. Ibrahim Elfiky dalam bukunya yang saya baca, yang berjudul ‘Terapi Berpikir Positif’

Kadangkala Allah menutup pintu yang ada di depan kita,
Tapi Dia membuka pintu lain yang lebih baik.
Namun, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu,
Konsentrasi, dan tenaga untuk
Memandang pintu yang tertutup
Daripada menyambut
Pintu impian yang terbuka di hadapannya.




SHARE:

3.21.2010

Puisi Campur Sari (nita ines dita sacha radhita)



Puisi ini dibuat oleh sekumpulan seniman yang sedang menanti sebuah kepastian di sebuah warung makan dipinggir jalan raya kalimalang.
Sebutlah:
1. Nuraini Yuwanita Wakan (itu saya, hahaha)
2. Inesa Purnama sari
3. Dita Hidayati
4. Sacha Mauludianita Octafira
5. Radhita Chairani

Cerita ini berawal ketika secara mendadak terlintas pikiran di benak Ines untuk membentuk puisi bersama setelah ia membaca puisi di blog sobat Katon. (bisa di cek di www.katoner.blogspot.com)

Puisi ini dibuat secara random, secara berganti-gantian setiap barisnya.
Oke tidak perlu mengulur waktu,
Jreng-jreng-jreng inilah

Puisi Masterpiece kami:

Menanti Sebuah Kepastian yang Tak Pasti

22 Maret 2010
kami duduk di sofa cokelat ini
di siang teerik tak terkira. Uh!
nguing- nguing
terdengar suara ambulans dari pertigaan jalan
Siapa yang peduli

Cahaya lampu kuning menemani kami berlima
demi tugs kedubes dari pak Shobi
Haus
Lapar
Duit?
tak ada

Perih
Perutku meronta ronta
serat tenggorokanku
menyayat nyayat

Bermenit-menit berlalu
minuman kami pun habis

Kalaupun bisa akan kukejar
Hanya menanti jawaban yang tak pasti

Bermain laptop
melihat blog
Betapa asyiknya
Bagaimana pulang nanti?
Duit!
Betapa berharganya kamu

Pikiranku jadi kosong
Akhirnya, aku sampai
pada sebuah persimpangan



Begitulah puisi kami
Kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamu alaikum wr.wb




SHARE:

Misteri Kehidupan


Hidup itu adalah misteri.












Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok.
Pada siapa hati ini akan berlabuh,
Akan jadi apa kita,
Dokter, arsitek, insinyur,
menteri, presiden, atau pedagang keliling?
Tidak ada manusia yang tahu.
Sekalipun kau bertanya pada wanita yang melahirkanmu.
Ia akan menggeleng tidak tahu.

Tapi, bukan berarti ia tidak mau tahu.
Wanita itu dan juga pria yang membesarkanmu,
Mungkin menggeleng dan berkata,
“Kami tidak tahu engkau akan jadi apa, Nak.”

“Tapi kau harus bahagia apapun kau nanti.
Seperti kami yang selalu bahagia
dan menerima seperti apapun engkau.”

***

Ini beberapa bulan yang lalu, ketika saya mengikuti sebuah seleksi yang cukup bergengsi,
, mereka dengan keras melarang saya. Tapi dengan segala usaha, saya mendapat dukungan dari Ayah dan berhasil lulus dalam seleksi itu.
Dimana ibu saya?
Dia tidak mendukung saya.

Apa saya harus tetap menyelesaikan seleksi itu sedang orang yang paling saya hormati dan saya cintai, IBU tidak mendukung saya sepenuhnya.
Apa bisa saya berdiri tanpa ridha Ibu?
Berjalan tanpa wanita yang namanya saya sebut, saat saya pertamakali bisa berbicara?
Apa bisa saya berlari tanpa doa dari wanita yang telah melawan kematian
hanya untuk melahirkan saya?

Agama saya mengajarkan bahwa,
“surga berada di bawah kedua telapak kaki Ibu.”
Dan ridho Allah terletak pada ridho orang tua.

Bu....Apa Ibu tidak tahu, apa Ibu tidak sadar, ini kan untuk masa depanku.
Kalau aku berhasil, kan Ibu juga yang senang.

Tapi sampai pada detik terakhir, saya tidak menyelesaikan seleksi itu.

***

Itu beberapa bulan yang lalu, teman-teman. Sekarang saya telah berbesar hati menerima semuanya. Apapun itu.

Sambil mencium kening Ibu saat beliau tidur, saya berterima kasih.
Meskipun saya belum tahu sampai saat teman-teman membaca ini pun,
Saya masih belum tahu,

Kenapa Ibu tidak membolehkan saya mengikuti pertukaran pelajar?

Yang saya yakini, Allah punya rencana sendiri :)
Dan feeling seorang Ibu kepada ananknya adalah kuat, sangat kuat.




Seperti kata Dr. Ibrahim Elfiky dalam bukunya yang saya baca, yang berjudul ‘Terapi Berpikir Positif’Kadangkala Allah menutup pintu yang ada di depan kita,
Tapi Dia membuka pintu lain yang lebih baik.
Namun, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu,
Konsentrasi, dan tenaga untuk
Memandang pintu yang tertutup
Daripada menyambut
Pintu impian yang terbuka di hadapannya.











SHARE:

3.12.2010

Kalau Dunia Bangga, Maka Banggalah Indonesia


Hai, pemuda Indonesia! Apa sih yang membuat kamu bangga sama Indonesia?
Budaya? Musik dan tarinya?
Makanannya?
Bahasanya?
Atau kamu malah enggak tahu sama sekali apa yang bisa membuat kamu bangga pada Tanah Airmu sendiri?
Teman, banyak sekali yang bisa kita banggakan dari Indonesia. Mulai dari sejarah, budaya, bahasa, makanan hingga prestasi luar biasa yang ditorehkan saudara-saudara kita, putra-putri bangsa!
Tanpa kita sadari ada orang-orang hebat dan terkenal di luar sana yang kagum dengan Indonesia. Kok bisa?
Bisa dong! Tidak percaya?
Ini beberapa buktinya!



Musisi dunia, Paman Leona Lewis mengaku kalau instrumen gamelan itu oke banget untuk dijadikan salah satu komposisi musiknya dalam lagu
I see You yang menjadi salah satu soundtrack film AVATAR. “A lot of the percussion for AVATAR is gamelan, INDONESIAN music. It’s very pretty fusion of different worlds that gives the place itself a quality that is magical.” Tuh kan....



Yang membanggakan lagi nih dari dunia musik adalah Kak Shandy Sandoro. Orang Asia pertama yang berhasil menjuarai ajang International Contest of Young Pop Singers New Wave 2009 di Jurmala, Latvia. Kak Shandy mengalahkan 16 finalis lain yang berasal dari 12 negara di dunia. Ini berarti para juri dan masyarakat luar mengakui kemampuan Putra Indonesia yang satu ini, hingga menjadi idola baru di Jerman.
Wow a new superstar from Indonesia!

Masih ingat Denias si anak Papua yang manis dan gigih belajar?
Ya!
Denias dalam Film Denias Senandung di atas Awan yang menampilkan keindahan alam Papua ini, sempat masuk nominasi Piala Oscar dalam 80th Academy Award Best Foreign Film. Ajang Film bergengsi dunia itu lho!
Film yang disutradarai oleh John D’Rantau ini sebelumnya meraih Film Feature Anak-anak Terbaik dalam sebuah penghargaan tertinggi bagi insan perfilman di Asia Pasifik dalam Asian Pasific Screen Award 2007.
Riri Riza melalui film Three Days to Forever-nya juga mendapat Best Movie dalam London Movie Festival 2007.
Prestasi hebat untuk dunia perfilman Indonesia karya anak bangsa!



Di dunia teater, Indonesia melalui Teater Tanah Air yang dipimpin Om Jose Rizal Manua meraih medali emas pada 9th World Festival of Children’s Theatre di Lingen, Jerman dan medali emas untuk lakon yang berjudul Spectacle PEACE a Visual Theatre Performance di tahun 2008 pada 10th World Festival of Children’s Theatre di Moskow-Rusia.
Dua tahun berturut-turut!
Hebatnya lagi nih di tahun yang sama, Om Jose dan anak-anak Teater Tanah Air mendapat kehormatan untuk tampil di kantor pusat PBB di Jenewa, Swiss. Dunia menonton mereka!

Kalau dulu kita kenal nama-nama seperti Affandi, Imam Basuki dan pelukis senior lainnya, sekarang Indonesia punya nama baru yaitu Ella Wijt, pelukis muda yang terkenal dengan sebutan ‘pelukis stroberi’. Berkat lukisan-lukisannya yang unik ini, ia mendapat beasiswa untuk berkuliah di School of Art Institute Chicago, US. Sekolah seni terkemuka di negeri Paman Sam. Baru- baru ini, Ella melukis ratusan stoberi kecil-kecil dalam satu canvas yang membentuk wajah orang nomor satu di Amerika, yaitu Barack Obama. Kreatif bukan?

Teman-teman, orang tua kita mungkin pernah menceritakan nama-nama ini kepada kita. Sebutlah Rudi Hartono Kurniawan, Liem Swie King, Christian Hadinata, Susi Susanti, Wongso Suseno atau Utut Adianto sang maestro catur.

Nah, kita juga punya nama-nama baru lho buat diceritakan ke anak-anak kita nanti. Ada Bang Chrisjon yang dianugerahi gelar “Super Champion” tinju kelas bulu versi WBA setelah 10 kali mempertahankan sabuk juara secara berturut-turut tanpa putus sejak 2003.

Ada juga nih Rio Haryanto. Pembalap muda nasional yang berusia 16 tahun. Rio kini menjuarai kejuaraan balap mobil Formula BMW Pacific 2009. Prestasi terbaik pembalap kelahiran Solo ini antara lain menjadi juara termuda se-Asia Pasifik dan peringkat ketiga dunia kejuaraan Formula Asia 2.0

Kaum cewek juga enggak kalah hebat, ada Irene Kharisma Sukandar sebagai pecatur Indonesia pertama yang berhasil menyandang gelar Grand Master International Wanita (GMIW) terhitung sejak Desember 2008.
Ssst.....
Irene yang akrab disapa Iren ini, pada bulan Maret 2010 nanti genap berusia 18 tahun lho!

Teman-teman, melihat semua prestasi Indonesia tersebut, pernah enggak bertanya-tanya dalam hati, gimana sih komentar dunia yang sebenarnya kalau melihat Indonesia sukses?

Ini nih, kesan yang tak terlupakan dari Olimpiade Fisika Dunia ke-37 di Singapore tahun 2006.
Waktu upacara pembagian medali perunggu, tidak ada satu pun siswa Indonesia yang disebutkan. Para Duta Besar (Dubes) bertanya pada Dubes kita yang kalau diterjemahkan seperti ini, “Kok enggak ada siswa Indonesianya?”
Dubes kita hanya tersenyum sambil menyalami Dubes yang siswanya mendapat medali perunggu.
Ketika medali perak disebut, muncullah seorang anak kecil yang masih duduk dibangku SMP, dengan peci sambil mengibarkan bendera kecil, namanya Muhammad Firmansyah Karim dari Indonesia.
Dubes negara lain pun kelihatan bingung. Mungkin mereka berpikir, “enggak salah nih.....”
Lagi-lagi negara sahabat kaget luarrr biasa!
4 anak Indonesia maju untuk dikalungkan medali emas. Berpeci hitam dengan jas hitam, gagah sekali.



Tidak sampai disitu saja, teman-teman!
Ketika diumumkan “The Champion of the International Physics Olympiade XXVII is.........”
“Jonatahan Pradana Mailoa!”
Semua orang Indonesia bersorak. Tepuk tangan menggema dipenuhi rasa haru dan bangga. Hingga tak kuasa menahan air mata.

Orang Kazakhtan memeluk erat dan berkata, “Wonderful Job..”
Orang Malaysia menyalami dan berkata, “You did a great job...”
Orang Taiwan bilang, “Now is your turn...”
Orang Filipina bilang, “Amazing...”
Orang Israel bergumam, “Excellent work..”
Orang Portugal berseru, “Portugal is great in Soccer but has to learn Physics from Indonesia!”
Orang Nigeria bertanya, “Could you come to Nigeria to train our student too?”
Orang Australia bilang, “Great..”
Orang Belanda bilang, “You did it”
Orang Rusia mengacungkan kedua jempol, dan
Orang Iran memeluk sambil berkata, “Great Wonderful..”
86 negara mengucapkan selamat kepada Indonesia.
Kepada Indonesia, negara kita tercinta.

Para Pemuda Indonesia tersebut telah membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang berpotensi dan bangsa yang cerdas.
“I’m proud for them, doesn’t mean I’m proud to be Indonesian because of this. No, just because other Indonesians are smart .” ujar seorang teman dalam suatu forum diskusi Asia.
Kalau dunia saja bangga kepada Indonesia, kenapa kita tidak?
Ayo teman-teman, tunjukkan semangat kita, teruslah berprestasi dan buktikan pada dunia bahwa kita bangga sebagai bangsa Indonesia!




Yunan, Nita


SHARE:

Roda Kehidupan & Kertas Ujian


Pernahkah kalian ingin berteriak di tepi jurang?
Atau di tepi laut, eh tepi pantai?
Yaaa.. apapun deh.

“Hidup itu seperti roda yang berputar, kawan.
Kadang di atas, kadang di bawah.”

Tapi bagaimana dengan roda yang bergerak dengan kecepatan sudut 40 rad/s, yang memiliki momen inersia 4 kgm2 dengan sebuah momen gaya 50 Nm. Berapa sudut putaran yang ditempuh setelah 6 sekon?

a. 225 radian
b. 240 radian
c. 315 radian
d. 465 radian
e. 3053 radian

Yaa kurang lebih seperti itulah yang rasanya membuat

saya ingin berteriak.
Itu hanyalah sebuah soal fisika pilihan berganda, teman-teman.
Lantas, apakah soal-soal seperti itu yang membuat saya ingin berteriak?

Bukan.

Meskipun belum tentu saya dapat menjawab soal itu, tapi bukan soal fisika dinamika rotasi yang sampai senang hati membuat saya ingin berteriak. Sekali lagi bukan.

Tapi masalah yang saya ataupun teman-teman hadapi saat ini, bisa saya ibaratkan seperti soal fisika pilihan berganda di atas.

Hidup itu ibarat selembar kertas putih. Selembar kertas soal ujian tengah semester yang baru saya lewati.
Di dalam selembar kertas putih itu terdapat soal-soal yang berjumlah puluhan. Seperti masalah dalam hidup kita ini.
Yang butuh penyelesaian.

Ketika kita tidak menemukan jawaban dari soal fisika, kimia, atau apapun. Ketika nilai yang kita temukan tidak terdapat dalam pilihan, kita akan menggunakan perasaan kita. Menebak-nebak.
Tang-ting-tung sampai yang paling kuno: menghitung kancing.
Sekalipun kita menyontek atau bertanya pada teman, kita sendiri lah yang akan memutuskan,
Lingkaran manakah yang akan kita hitamkan.

Masalah dalam hidup ini,
ketika tidak bisa lagi kita selesaikan dengan logika,
Kita akan berlari pada hati. Pada perasaan.

Mau hati yang bersih (percaya pada jawaban sendiri) atau hati yang kotor (mengambil jawaban teman lalu berpikir lagi), soal itu harus kita jawab atau kita mau menanggung malu karena remedial?

Ketika kita mengalami stuck (kebuntuan), kita memilih satu jawaban yang kita anggap “ah...udahlah ini aja.”
Ternyata setalah membuka buku atau bertanya kepada teman yang pintar, jawaban kita BENAR!
Betapa bahagianya kita.
“Alhamdulillah.” atau “Betapa beruntungnya saya.”

Ingat, teman-teman.
Setiap permasalahan PASTI ada penyelesaiannya.
Tapi hati-hati, selalu ada banyak pilihan lain yang bisa membuat kita salah.
Seperti kenapa diciptakannya soal pilihan berganda yang tak lain tak bukan adalah untuk mengecohkan jawaban kita.

Dan kenapa juga saya menulis hal-hal seperti ini?
Karena saya ingin memotivasi diri saya sendiri.

Ingat, ketika tidak ada lagi orang yang bisa memberimu motivasi,
Kamu masih punya dirimu sendiri,
Dan yang terpenting, kamu masih punya Allah.
Yang enggak akan pernah meninggalkanmu sendirian.

Tahukah teman-teman, bahwa setiap keputusan apapun yang kita buat,
Telah tertulis di lauh mahfuz
Jadi jangan pernah takut membuat keputusan.
Percayalah, cahaya Allah selalu mengalir di dalam setiap darah kita semua.
Yang artinya, Allah selalu bersama di dalam setiap keputusan atau tindakan yang kita ambil.

Nanti teman-teman sendirilah yang bisa merasakan.
Perbedaan keputusan dan tindakan yang kita ambil saat kita mengingat Allah dan saat kita tidak mengingat Allah.


Ayooo Semangat!



SHARE:

3.06.2010

Ciri-ciri orang yang tulus



Kalo lagi nulis tentang Mr. Bee, paling enak sambil dengerin Depapepe
Apalagi yang Wedding Bell. hehehe :D

***

Di sekolah terjadi percakapan singkat:
Nurul : Nita, lo harus tahu adik gue.
Saya : Kenapa Nurul?
Nurul : Dia bilang gini ke gue,

“Lo mba, kaya gue kalo suka sama orang itu yang tulus. Enggak mengharapkan dia suka sama kita. Gue tahu dia suka sama orang lain. Dia cerita ke gue, gue tetep support dia. Meskipun gue lagi berantem atau kesel sama dia, gue tetep ngucapin selamat ulang tahun ke dia. Gue enggak peduli mba, sebenci apapun dia ke gue.”

Saya : Ya Allah, Nurul. Itu keren.

***

Ternyata benar. Kedewasaan itu bukan dilihat dari umurnya. Tapi
dari bagaimana kita menyikapi persoalan.
Persoalan yang paling rumit itu cinta (ya allah kenapa jadi ngebahas cinta?)
Setiap orang PASTI minimal pernah merasakan rasa suka meski belum ke taraf cinta.
Mau orang se alim apapun. Pasti pernah. Karena itu sifat lahiriah manusia. Tapi tinggal bagaimana kita menyikapi perasaan itu.
At list, sebagai contoh. Adik dari teman saya itu, Nurul. Nurul pun mengakui kalau untuk soal perasaan pada kaum pria, adiknya lebih dewasa. Bukan berarti macam-macam. Tapi adiknya lebih banyak menasihatinya, seperti percakapan di atas.

Kadang yaa, saya saja harus mikir dua kali untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang yang saya suka.
Saya takut dia enggak balas, atau apa-apa.
Padahal sebenarnya kalau kita tulus, kita enggak akan peduli apa yang dia kasih ke kita. Dia balas atau enggak.

Ada pepatah atau apapun deh yang pas banget nih,
“Terkadang orang yang paling mencintai kita adalah orang yang tidak pernah mengatakannya.”

Karena orang-orang yang seperti itu, takut kita menjauh darinya.
Orang-orang seperti itu memang pengecut. Tapi serius deh, mereka benar-benar tulus mencintai kita, mereka enggak mau kita tahu.
Mereka enggak meminta apa-apa dari kita.
Tapi pertanyaanya adalah: ADA ENGGAK YAAA ORANG YANG SEPERTI ITU KE KITA?
Hahahaha.

Saya tahu nih ciri-ciri orang yang seperti itu:
(berdasarkan pengalaman saya :D bercanda)
1. dia enggak berani menatap matamu lama-lama. Sekalipun kalian berbicara cukup lama.
2. dia akan menjauh atau menghilang tiba-tiba saat ngeliat kamu sedang bersama pacarmu/orang yang kamu suka.
3. dia yang akan mendukung pendapatmu saat enggak ada yang mendukungmu.
4. dia ingat kata-kata mu bahkan yang kamu lupa kalau kamu pernah mengatakannya.
5. dia yang pertama mengangguk saat kamu berbicara.
6. dia juga enggak berani menatap mata pacarmu/orang yang kamu suka lama-lama.
7. dia akan menunduk sebentar (sepersekian detik) melihatmu pulang dengan pacarmu/orang yang kamu suka.
8. dia tahu warna kesukaanmu padahal kamu enggak pernah menonjolkan atau mengatakannya.
9. di rumahmu dia akan mengajak berbicara salah satu anggota keluargamu DULUAN.
10. dia selalu menyempatkan waktu untuk melihat pertandinganmu dari sudut yang enggak terlihat oleh mu.
11. dia yang pertama tersenyum saat kamu bermain dengan bagus.
12. saat orang-orang memberimu ucapan selamat, dia menghilang.

Hayoooooooooo siapa yang ada dipikiranmu???.
Perhatikan sekitarmu. Jangan-jangan ada orang disekitarmu yang bersikap seperti itu kepadamu.
Jangan ragu, dia benar-benar TULUS.
Semoga kalian berjodoh :)



SHARE:

TIPS FOR THE FUTURE



Minggu, 24 Januari 2010
Di depan peta besar DUNIA yang saya tempel tepat di dinding meja belajar saya.

Sekarang saya kelas XI atau 2 SMA di sebuah sekolah negeri. Artinya tahun depan aku akan mengikuti SPMB/ SNMPTN/ SIMAK UI/ UM UGM atau apapun deh. Tapi ada satu keinginan dalam hati kecil saya. Yaitu melanjutkan studi di luar negeri dengan gratis. Saya tidak main-main. Saya yakin saya harus mencoba.

DAFTAR RENCANA---PREPARE FOR THE FUTURE
Kalau saya atau teman-taman yang juga masih SMA ingin melanjutkan studi di luar negeri dengan GRATIS:
1. Mengikuti Olimpiade Sains

Nasional-International dan meraih medali emas.
2. Mengikuti tes seleksi Schoolarship yang diselenggarakan pemerintah atau lembaga penyedia beasiswa.
3. Mengikuti tes SAT untuk masuk universitas di USA dan mendaftar ke badan/lembaga penyedia beasiswa.

Faktor Pendukung yang harus saya dan teman-teman lakukan:
1. mempersiapkan diri untuk mengikuti tes TOEFL/IELTS.
2. banyak berlatih soal khususnya untuk subject seperti math, sains, dan english.
3. fokus dan berdoa terutama shalat dhuha dan tahajud.
4. membuat dokumen yang berisi copy-an dari akte kelahiran, piagam, sertifikat penghargaan, yang sudah di translate ke bahasa Inggris.
5. jangan takut untuk menghubungi dan mengirim email ke kakak-kakak Indonesia yang telah berhasil di luar sana.
6. mengirim surat ke kedutaan besar negara bersangkutan untuk mencari informasi ter-update.
7. rekam kata-kata penyemangat, tulis di selembar kertas dan tempel dimeja sekolah, di meja belajar, dan di dinding kamar.
8. visualisasikan semuanya dari awal kita mengikuti tes, keberangkatan kita di bandara sampai ruang kuliah kita nantinya sebelum tidur dan sebelum memulai belajar.


Dan saya akan meneriakkan dalam jurnal ini:
YAY! I GOT SCHOOLARSHIP!
(amin)

Dan tidak lama saya menulis artikel dalam jurnal saya ini:
SAYA BERHASIL MENJADI DOKTER KANDUNGAN!!!!
(amin amin amin) <----- GAGAL. Sekarang saya kuliah jurusan akuntansi, but never too old to dream a new dream :)

SHARE:

2.25.2010

From: Studying Abroad




There are days, there are times
When i feel like i’ve walked so far
When the voice inside me is complianing that it’s UPHILL
That it’s always be!
And then after all that


Way beyond my blue horizon,
I see the biggest mountain i’ve ever seen
And i think,
I CAN DO THAT


SHARE:

Hey, It makes me happy!


Ternyata benar.
Terkadang rasa yang suka bikin kita senyum-senyum sendiri,
Bisa membuat apa yang kita suka,
Jadi sesuatu yang kita enggak suka
Dan tahu kan..........
Apa yang kita enggak suka
Jadi kita suka!

Ternyata benar.
Terkadang rasa yang suka bikin jantung kita berdegup kencang,
Justru membuat kita berpikir

Kalau dia lagi memperhatikan kita
Padahal belum tentu
semua itu untuk kita!

tapi terkadang..........
ketidakpastian yang seperti itu
yang membuat kita bahagia

Ketidakpastian yang menawarkan
kejutan setiap harinya
Esok akan bagaimana?
Apa dia masuk?
Apa dia akan berdiri disitu lagi?
Hmmm..............

Sungguh masa-masa seperti ini
Yang akhirnya terasa lagi!
Terimakasih, Mr. Bee :)
SHARE:
© Mettle in Perspectives.. All rights reserved.
Blogger Templates made by pipdig