5.02.2011

Tetap Semangat adikku!


Hari ini saya sedih sekali, ketika mengetahui adik saya tidak bisa mengikuti tes masuk SMPN 1 Bekasi bulan Juni nanti.
Sebelumnya kami sekeluarga selalu menyemangatinya, selalu mengatakan: you can do that. Hingga akhirnya kami menerima kenyataan:

bahwa ada SATU nilai rapot adik saya: kurang SATU POINT dari permintaan pihak smp 1. Dan dapat disimpulkan adik saya tidak bisa mengikuti tes.

SMP 1 menjadi sekolah impian adik saya. Saya selalu menceritakan segala kebahagiaan yang saya rasakan selama sekolah di sana tiga tahun lalu. Mulai dari guru-guru yang hebat, gedung dan fasilitas yang bagus, hingga organisasi yang aktif berjalan.

Namun kini saya menerima kenyataan pahit. Bahwa sekolah yang selalu saya banggakan tidak memberi kesempatan adik saya untuk mengikuti tes.

Tapi saya yakin ini adalah ketentuan Allah yang terbaik. ketika saya memeluknya begitu sedih, adik saya berbisik "masih banyak smp yang bagus kak!"

ya Allah, terimakasih atas keteguhan hati yang Engkau berikan kepada adik saya.

Saya berjanji untuk menemaninya belajar seminggu ini, menjelang UASBN SD tanggal 10 Mei nanti. Do your best, my brother! I always support you and believe that you can do it.

Mohon doanya yah teman-teman :)
SHARE:

4.30.2011

Smarter Planet? Let’s Do with Smarter Computing!

Smarter planet with smarter computing?

make a gif
Kini kita tidak perlu membawa peta saat berkendara, kita mulai jarang membawa buku-buku tebal, bahkan kita bisa memesan tiket bioskop dan melakukan pembayaran dari rumah. Karena semuanya dilakukan dengan: teknologi.

GPS yang memudahkan pencarian lokasi, aplikasi ebook, dan pembayaran online. Itu baru sedikit contoh dari teknologi yang semakin memudahkan manusia melakukan tugasnya.

Namun bukan hanya kemudahan yang kita butuhkan tapi juga: PEMBANGUNAN.

Bagaimana menjadikan teknologi sebagai sarana untuk membangun sebuah sekolah, sebuah perusahaan, sebuah negara, bahkan sebuah planet untuk menjadi lebih baik, lebih cerdas. Ya, Smarter Planet!

Smarter Planet sendiri merupakan gagasan yang telah digaungkan beberapa tahun terakhir oleh IBM, International Business Machines Corporation. Sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer. IBM merupakan perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia yang telah berdiri sejak abad ke 19.


Lalu Bagaimana membangun Planet yang lebih cerdas?

Tentu bukan hanya tugas IBM membangun a smarter planet. Tapi tugas kita semua sebagai umat manusia: Instrument the world’s system. Kita juga harus sadar bahwa dibutuhkan kerjasama yang kuat dari semua pihak: interconnect us. Dan yang terpenting sarana yang kita ciptakan bersama: to make us intelligent.

Apa sarananya?

Banyak! Salah satunya dengan SMARTER COMPUTING. Hal paling mudah adalah fasilitasi dan bangun dirimu dengan semua teknologi di sekitarmu. Kamu hanya perlu ide, lalu lakukan!

Misalnya gunakan notebookmu untuk menulis dan berbagi cerita inspirasi. Gunakan smartphone mu untuk merekam bakat dan keahlianmu, gunakan social media untuk membangun bisnismu, dan masih banyak lagi. Gunakan dan gali idemu sekreatif mungkin. Be a creative person!

Kapan memulainya?

The technology is here. People are ready. The time is now. Lakukan sekarang juga!

Lets build our smarter planet with smarter computing!


SHARE:

12.31.2010

My Wish List : BOOKS (update)

A room without books is like a body without soul
-Cicero-

Semoga di tahun 2011, saya bisa membaca buku-buku ini dan ada rezeki untuk memilikinya sendiri. Sebagai pengakuan, saya lebih sering meminjam buku dari perpustakaan atau teman ketimbang beli sendiri :D
Tapi insha allah ada perubahan yang baik ya di tahun 2011 ini :)

(Nah berhubung tanggal 6 Januari nanti saya genap berusia 18 tahun, teman-teman bisa nih mengirimkan salah satu buku dari daftar di bawah ini ke rumah saya :D)

#1 MUSASHI (Eiji Yoshikawa) Checklist:sedang di baca:)



Sudah 2 tahun lebih, saya mengidam-ngidamkan buku ini. Karena kepentok dengan harga dan masih ada keperluanyang lain jadi saya memutuskan untuk menundanya dulu.

Setengah tahun yang lalu saya melihat buku mushashi yang terbuka bungkusnya di Gramedia. Otak hemat saya waktu itu langsung bekerja. Setiap pulang sekolah dalam seminggu, saya menyempatkan diri untuk mampir membaca Musashi di Gramedia. Alhasil,

mas-mas penjaga tas sampai hafal dengan saya :D
Namun di hari ke-8 buku itu sudah tidak ada di rak nya :’(

Sebagai gambaran, Musashi ingin membuktikan bahwa kekuatan dan keterampilan bukan satu-satunya yang bisa diandalkan untuk menentukan kemenangan melalui ilmu samurai yang dimilikinya.

Status: Saya masih berharap buku ini tiba-tiba turun dari langit :D

#2 DUNIA SOPHIE Gold Edition-Mizan (Jostein Gaarder)



Saya sudah membacanya 2 tahun lalu dari perpustakaan sekolah. Buku ini menggambarkan kehidupan Sophie dan penulis surat dari kacamata filsafat. Sungguh menyenangkan menyelami pemikiran si penulis surat!

Dan ketika 3 minggu kemarin main ke Gramedia, saya lihat ada sesuatu yang bersinar-sinar dari salah satu rak buku. Sesuai namanya, Dunia Sophie Gold Edition yang menyilaukan mata membuat saya jatuh cinta.
Yang berbeda dari edisi sebelumnya adalah adanya ilustrasi para tokoh. Cerita menjadi lebih hidup!

Status: Semoga lancar rezeki untuk beli buku ini. Aaamiiin.

#3 Your Job is not Your Career Checklist




Ini ditulis oleh Rene Suhardono yang akrab disapa ReneCC, coach di hardrock FM. Seperti biasa, buku yang memenuhi rak buku saya adalah buku-buku motivasi seperti ini.
Untuk menjadi penyemangat saya mengejar cita-cita: dokter.

Status: Sedang menabung untuk beli buku ini :)

#4 Totto-chan's Children: A Goodwill Journey to the Children of the World



Setiap buku mengenai kegiatan atau perjalanan kemanusiaan sangat saya sukai. Seperti yang dilakukan Totto Chan dalam bukunya ini. Tentu ini akan menambah semangat saya untuk lebih banyak berbagi dan mensyukuri kehidupan yang saya miliki.

Status: mecahin celengan…enggak….mecahin celengan…..enggak….enggak….engg…

#5 SAMAN (Ayu Utami) Checklist!



Saya sudah jatuh cinta dengan tulisan-tulisan, pemikiran dan pandangan mba ayu utami semenjak rajin membaca kolomnya di Koran Seputar Indonesia kelas 1 SMA lalu.
Jadi saya yakin novel mba Ayu tidak akan mengecewakan saya. Bagaimana tidak, SAMAN menjadi salah satu novel Indonesia terbaik.
Semoga kita bisa berdiskusi bersama ya mba ayu suatu hari nanti!

Status: ada yang punya enggak?

#6 NAGABUMI (Seno Gumira A.)



Hampir semua cerpennya menarik. Memiliki ending yang tak bisa di tebak. Salah satu cerpen beliau yang saya suka adalah Cappucino dalam Rembulan.
Kemudian, beliau menulis Nagabumi yang tebalnya hampir sama dengan Musashi. Dan harganya juga hampir sama, aaaaaa

Status: membuat prioritas.


Itulah 6 buku yang insha allah saya baca di tahun 2011 ini,
Nanti akan saya share nilai-nilai positif apa saja yang bisa diambil.
Sekaligus menjadi inspirasi saya untuk mulai menulis buku. Doakan ya!

SHARE:

12.24.2010

Kisah iPad, Nokia, & BlackBerry

Ini tentang kisah iPad, Nokia & BlackBerry yang jatuh ke tangan seorang manusia biasa. Yang diantara ketiganya punya cerita tersendiri.


Kisah iPad
Untuk mengetahui apa itu iPad, silahkan klik --> iPad.



Setiap kali mendengar, melihat, bahkan mengetik huruf yang membentuk kata iPad, hati saya bergidik. Sore menjelang senja waktu itu, saya menerima kiriman sms yang menyatakan saya berhasil memenangkan sebuah kontes menulis yang diselenggarakan oleh Pesta Blogger bekerjasama dengan JCU Singapore. Saya mendapat kategori most creative writing atau tulisan paling kreatif. Dan itu artinya saya berhak mendapat sebuah iPad!

Klik --> tulisan (untuk membaca tulisan yang saya lombakan)
Klik --> pengumuman (untuk melihat hasil pemenang)


Saya langsung sujud syukur. Alhamdulillahirabbil alamin, sebut saya terus menerus dalam hati. Saya jadi agak heboh dan lepas kendali. Meski di rumah seorang teman, saya tetap teriak-teriak kegirangan, “Dina, Nurul, aku dapat iPad, iPad!!!”

Ibu teman saya pun sampai bertanya, “Din, itu teman kamu kenapa?” Mirisnya, saya jadi kehilangan etika dan moral bertamu di rumah orang karena teriakan-teriakn yang menganggu.

Sepersekian menit dari luapan emosi kebahagiaan yang saya tunjukkan, sebuah sms dari pengirim yang sama masuk, ia memberitahukan bahwa hadiah di oper ke peringkat 2 karena saya tidak menghadiri acara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Karena saya tidak menghadiri acara pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah maka saya TIDAK mendapat hadiah (baca: iPad).



Entahlah, seperti tersambar petir, kilat, badai, dan hal-hal menakutkan lainnya. Hal mengejutkan masih datang bertubi-tubi karena si pengirim sms itu ternyata adalah orang yang berada di peringkat 2, Kak Lily-teman sekelas saya!


Duaaaaaarrrrr-seperti genderang mau pecah. Saya benar-benar bingung. Apa yang harus saya lakukan. Apa, apa yang harus saya lakukan?


Di tengah kebingungan yang mencekam, Kak Lily memberikan tawaran untuk menjual iPad tersebut kemudian hasil penjualan akan dibagi dua. Tanpa berpikir panjang, saya membalas: OKE.


Hei, kenapa saya balas oke?! Bukankah akan lebih bijaksana kalau saya mengatakan, “Tidak perlu, kak. Itu milik Kak Lily. Rezekinya Kak Lily. Saya ikhlas, kak.”
(Wee heng, Juri asal Singapore menghibur kesedihan saya:D)

Tapi seburuk apapun saya, sedikit apapun amal perbuatan saya di dunia yang fana ini, saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari dosa, juga dari nafsu duniawi. Astaghfirullah aladzim alladzi laa illaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaih.


Dan tidak lupa saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kak Lily yang bersedia membagi rezekinya dengan saya. Semoga Allah SWT membalas perbuatannya. Ini akan selalu saya ingat, Kak :)

#Moral: Selalu hadiri acara pengmuman pemenang dan penyerahan hadiah apapun meski kamu enggak yakin menang. Karena sebuah ketidakyakinan adalah keyakinan.



Kisah Nokia & Black Berry (BB)

Berbekal kesalahan di minggu sebelumnya, saya langsung tancap gas ke Gedung Pusat Telkomsel untuk menghadiri acara penyerahan hadiah ‘Program be a Reporter’ Telkomsel. Lomba essay tingkat pelajar dan mahasiswa se-Jabodetabek dengan tema ‘Aku Cinta Indonesia’.




Alhamdulillahirabbil alamin, saya mendapat sebuah BlackBerry. Itu artinya saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada Pasangan jiwa saya: Nokia 6630 Silver.

Sebagai perkenalan, Nokia 6630 Silver yang telah menemani saya selama 5 tahun, memang sudah mengalami penuaan. Keypad atasnya telah rusak 2 tahun yang lalu. Namun karena kesetiaan yang saya miliki, saya tetap menerima ia apa adanya. Saya menerima ia SEUTUHNYA. Ini terbukti dengan casing asli, baterai asli, memory 64 MB asli, dan semuanya UTUH saya pakai selama 5 tahun.


Sempat terlontar sebuah lelucon dari teman saya, “HP lo boleh jadul nit, tapi punya iPad, HA-HA-HA.” maklum dia tidak tahu kisah-kasih saya dengan iPad yang berliku-liku.

Atau, “Ganti HP dong, Nit.” “Pakai BB dong, Nit.” “iPhone lah,Nit. iPhone.”



Dengan tegas dan penuh pengertian, saya membalas semua apa yang mereka lontarkan itu dengan, “Iya nih belum mau ganti, masih setia. 5 tahun lho!” Meski sebenarnya banyak sekali alasan lain di luar sebuah kesetiaan.

Sekarang dengan berat hati, sekali lagi saya harus mengakui, bahwa saya hanyalah MANUSIA biasa, yang juga ingin merasakan teknologi baru yang membuat beberapa teman saya keranjingan.

“Welcome home, BlackBerry Girl!” ucap beberapa teman saya di Messenger.

“Mana kesetiaan lo, Nit? Mana Nita yang gue kenal dulu. Yang setia, kuat, ceria……HA-HA-HA.” Ucap seorang teman di tengah ujian akhir semester.

#Moral: Manusia tidak pernah puas meski mengaku setia.
SHARE:

10.20.2010

Sekali lagi, Bermimpilah Teman!





Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Sebanyak apapun itu: seratus, seribu, sejuta atau bahkan tak terhingga.
Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Setinggi apapun itu: 100m di atas permukaan laut (masih dangkal), 100 km, atau bahkan setinggi bintang di atas sana.


"Tembakkanlah panahmu ke bintang. Walaupun pada kenyataannya tidak akan pernah sampai, setidaknya itu akan lebih tinggi daripada menembakannya sejajar dengan dirimu."


Teman, panah itu seperti kemampuan yang kamu miliki sekarang. Dan bintang itu adalah mimpimu. Ya, bintang yang paling bersinar terang di langit malam itu!


Lalu kenapa kamu takut untuk bermimpi tinggi-tinggi?
Kamu berhak membuat mimpi seperti apapun. 100% mimpi itu adalah milikmu dan kamu berhak menggunakannya untuk apa saja.

Menjadikan mimpi sebagai sebuah khayalan atau sebagai kunci kehidupanmu.
Maka jangan biarkan orang lain merusak mimpimu.
Berapa banyak orang yang mengatakan,
"itu terlalu sulit. sudahlah, sesuaikan saja dengan kemampuanmu."
"jangan mimpi tinggi-tinggi. nanti kalau jatuh, enggak siap lho. bisa stress!"

Teman, kenapa kamu biarkan kalimat-kalimat itu bersemayam didirimu. Bukan mimpi yang harus menyesuaikan diri dengan kemampuan kita, tapi naikkanlah kemampuanmu untuk menggapai mimpi itu!
There is a will, there is a WIN :)
SHARE:

10.18.2010

Saya ingin belajar di JCU Singapore karena Saya Ingin Menjadi Dokter yang Ahli!

Hidup sekaligus belajar di negeri orang menjadi idaman saya sejak kecil. Sudah empat tahun lebih, sebuah peta dunia besar terpampang di kamar saya. Berbagai macam negara yang saya lingkari akan menjadi tempat singgah selama perjalanan kehidupan saya nantinya. Dan tebak, Singapura menjadi salah satunya!



Tahun ini adalah tahun terakhir saya di bangku sekolah menengah atas. Itu artinya saya harus sudah bisa memutuskan untuk melanjutkan kemana setelah ini. Saya telah memutuskan untuk menjadi dokter dan tahukah kalian, saya sudah menemukan salah satu tempat yang tepat, JCU Singapore!


Kenapa harus Singapura dan kenapa juga harus JCU Singapore?



Singapura negeri singa!

Singapura menjadi salah satu negara dengan pendidikan terbaik di Asia bahkan dunia!
Hubungan yang baik antara Indonesia dengan Singapura membuat saya merasa aman untuk melanjutkan studi di sana.
Selain dekat dari Indonesia, Singapura merupakan negara dari beragam etnik. Keberagaman yang tentunya akan membuka pikiran saya dan membuat saya untuk lebih dewasa serta menyikapi sesuatunya dengan lebih bijak.

gif animator


Singapura memiliki teknologi yang tinggi, tempat perbelanjaan yang mewah, tempat wisata yang indah, dan keragaman budaya.
Namun dibalik itu, atmosfir belajar yang kuat di seluruh penjuru Singapura akan memotivasi saya untuk terus belajar dan belajar. Belajar jauh dari sanak saudara, belajar untuk menerima perbedaaan, serta belajar memaknai kehidupan. Menjadi sebuah jejak pelajaran yang berharga.

Belajar di negeri singa, akan menjadi singa!
Singa yang kuat, memimpin, dan melindungi.

JCU Singapore!

Saya baru mengetahui universitas ini tiga hari lalu karena kompetisi yang diselenggarakan pesta blogger. Dan saya sangat bersyukur bisa mengenal JCU Singapore.

gif animator
JCU Singapore

JCU Singapore sendiri memiliki kualitas dan level yang sama dengan JCU Australia dimana JCU Australia menduduki peringkat 4% terbaik di dunia dan universitas riset tropis terkemuka di Australia. Beberapa program studi ditawarkan yaitu Bisnis, Ilmu Lingkungan, Teknologi Informasi, Pemasaran, Psikologi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan.

Para pelajar / mahasiswa asing dan non asing yang melanjutkan pendidikan di JCU (James Cook University) Singapore akan diberi kemudahan dan fasilitas untuk melaksanak perkuliahan dari proses keimigrasian termasuk pemberian visa dan beasiswa serta Dilengkapi dengan perpustakaan, komputer, riset dan penelitian, kegiatan kemahasiswaan yang menyenangkan, klinik psikologi, serta kegiatan-kegiatan lainnya dengan dukungan pengajar dan cara pengajaran yang profesional.

Masih banyak sekali hal yang akan membuat kamu berminat untuk masuk ke sini seperti saya. Untuk itu kunjungi situs resminya di www.jcu.edu.sg atau berkenalan lebih dekat dengan mereka melalui facebook fanpage.


Kedokteran!

Cita-cita saya adalah menjadi dokter.


gif animator


Lalu kenapa memilih JCU Singapore? Bukankah tidak ada program studi kedokteran di sana?

Memang tidak ada program kedokteran di sana!
Namun ada salah satu ilmu yang saya butuhkan ketika menjadi dokter nanti, yaitu Ilmu PSIKOLOGI.

Dua tahun terakhir ini, saya mendalami ilmu psikologi melalui buku-buku psikologi terapan yang dijual bebas di toko buku.
Alhasil, saat ini banyak sekali teman-teman saya yang berkonsultasi ke saya mengenai permasalahan kehidupan mereka. Saya juga suka menyelami karakter orang yang berbeda-beda. Memberi masukan atas keputusan yang akan mereka buat. Saya sering diminta untuk memberi nasihat kepada mereka yang membutuhkan.
Saya yakin ilmu-ilmu tersebut akan berguna untuk menangani pasien juga menangani anak-anak atau suami saya nantinya.

Sungguh, saya sangat tertarik ketika mengetahui bahwa JCU Singapore menyediakan program doktorat untuk Psikologi. Ini membuktikan kualitas dan keseriusan JCU Singapore dalam studi Psikologi-nya.





nita


***

Untuk teman-teman yang mendukung saya, kunjungi dan like jcu singapore facebook fanpage

lalu berikan jempol kalian di foto saya yah klik ---> sini

Anak kecil ngompol di celana
memberi jempol dapat pahala
Terimaksih banyak!:)

SHARE:

10.08.2010

Romantisme Sederhana

sumber: tumblr.com


Akhir-akhir ini saya sering mendapat surat cinta. Bukan surat cinta yang macam-macam yah,
Ini karena saya senior di OSIS dan paskibra, ada saja ritual yang mengharuskan adik-adiknya menulis surat cinta pada kakak-kakaknya. Kasihan juga yang menulis surat cinta untuk saya, mereka harus berbohong :p

Tapi cukup seru membacanya, apalagi kalimat-kalimat berlebihan seperti,
Kalau kini ku kirim surat ini, kak, artinya saya sudah tidak tahan lagi memendam rasa sukaku padamu. Bahaya juga yah kalau sudah tidak bisa ditahan lagi :D

Atau, Kau yang cantik dengan tubuh semampai langsung menyita perhatianku. Apalagi senyummu yang manis. Wah tambah parah bohongnya.

***
Sebenarnya yang terpenting, surat-surat itu mengingatkan saya pada sebuah surat tanpa nama, dari
seseorang empat tahun yang lalu. Saya temukan surat itu di dalam tas saya, dan saya benar-benar kaget membacanya. Antara rasa senang, penasaran, dan takut.

Senang, karena itu surat cinta saya yang pertama. Surat cinta sungguhan.
Penasaran, karena saat itu saya belum tahu siapa pengirimnya.
Takut, karena saya takut kalau orang yang menulisnya bukanlah orang yang saya harapkan.

Percaya atau tidak, sekarang saya sudah mengetahui siapa pengirimnya.
Seseorang yang empat tahun lalu pun sebenarnya berhasil mencuri hati saya, sebelum dia menulis surat itu. Tentu saja, dia tidak tahu soal ini. (kecuali dia membaca posting saya sekarang) dan mungkin, kita sudah punya jalan masing-masing. Melankolis sekali yah.

Di awal paragraf, dia mengatakan bahwa dia takut. Sungguh, seandainya dia sadar, dia bukan orang yang penakut. Berapa banyak pria yang bahkan tidak berani ataupun gengsi untuk sekedar menulis surat seperti miliknya.

Paragraf-paragraf selanjutnya: penuh dengan pujian.

Di akhir paragraf, dia tulis, aku tunggu jawabannya (besok) nanti ya. dari orang yang selalu memperhatikanmu. Dia mencoret kata besok menjadi NANTI.

Apakah NANTI itu adalah sekarang, besok, lusa, atau 10 tahun lagi? Entahlah.

Kalau saya bisa membuat resensi atas suratnya, maka bahasanya begitu sederhana dan apa adanya. Tidak ada kalimat puitis sama sekali. Kertas yang ia gunakan pun hanya selembar sobekan buku tulis. Tanpa amplop, tanpa bunga, tanpa cokelat, tanpa wangi-wangian. Semua begitu sederhana.

Dan memang saya menyukai sesuatu yang apa adanya. Bukankah kejujuran adalah sebuah romantisme sederhana?



Saya telah berjanji untuk menyimpan surat itu sampai tua nanti :)
Dan saya benar-benar berterimakasih kepadanya karena telah bersedia mengisi beberapa lembar kenangan dalam buku kehidupan saya.
Fellas!
SHARE:
© Mettle in Perspective. All rights reserved.
Blogger Templates made by pipdig