10.20.2010

Sekali lagi, Bermimpilah Teman!





Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Sebanyak apapun itu: seratus, seribu, sejuta atau bahkan tak terhingga.
Kita memiliki kebebasan untuk membuat mimpi. Setinggi apapun itu: 100m di atas permukaan laut (masih dangkal), 100 km, atau bahkan setinggi bintang di atas sana.


"Tembakkanlah panahmu ke bintang. Walaupun pada kenyataannya tidak akan pernah sampai, setidaknya itu akan lebih tinggi daripada menembakannya sejajar dengan dirimu."


Teman, panah itu seperti kemampuan yang kamu miliki sekarang. Dan bintang itu adalah mimpimu. Ya, bintang yang paling bersinar terang di langit malam itu!


Lalu kenapa kamu takut untuk bermimpi tinggi-tinggi?
Kamu berhak membuat mimpi seperti apapun. 100% mimpi itu adalah milikmu dan kamu berhak menggunakannya untuk apa saja.

Menjadikan mimpi sebagai sebuah khayalan atau sebagai kunci kehidupanmu.
Maka jangan biarkan orang lain merusak mimpimu.
Berapa banyak orang yang mengatakan,
"itu terlalu sulit. sudahlah, sesuaikan saja dengan kemampuanmu."
"jangan mimpi tinggi-tinggi. nanti kalau jatuh, enggak siap lho. bisa stress!"

Teman, kenapa kamu biarkan kalimat-kalimat itu bersemayam didirimu. Bukan mimpi yang harus menyesuaikan diri dengan kemampuan kita, tapi naikkanlah kemampuanmu untuk menggapai mimpi itu!
There is a will, there is a WIN :)
SHARE:

10.18.2010

Saya ingin belajar di JCU Singapore karena Saya Ingin Menjadi Dokter yang Ahli!

Hidup sekaligus belajar di negeri orang menjadi idaman saya sejak kecil. Sudah empat tahun lebih, sebuah peta dunia besar terpampang di kamar saya. Berbagai macam negara yang saya lingkari akan menjadi tempat singgah selama perjalanan kehidupan saya nantinya. Dan tebak, Singapura menjadi salah satunya!



Tahun ini adalah tahun terakhir saya di bangku sekolah menengah atas. Itu artinya saya harus sudah bisa memutuskan untuk melanjutkan kemana setelah ini. Saya telah memutuskan untuk menjadi dokter dan tahukah kalian, saya sudah menemukan salah satu tempat yang tepat, JCU Singapore!


Kenapa harus Singapura dan kenapa juga harus JCU Singapore?



Singapura negeri singa!

Singapura menjadi salah satu negara dengan pendidikan terbaik di Asia bahkan dunia!
Hubungan yang baik antara Indonesia dengan Singapura membuat saya merasa aman untuk melanjutkan studi di sana.
Selain dekat dari Indonesia, Singapura merupakan negara dari beragam etnik. Keberagaman yang tentunya akan membuka pikiran saya dan membuat saya untuk lebih dewasa serta menyikapi sesuatunya dengan lebih bijak.

gif animator


Singapura memiliki teknologi yang tinggi, tempat perbelanjaan yang mewah, tempat wisata yang indah, dan keragaman budaya.
Namun dibalik itu, atmosfir belajar yang kuat di seluruh penjuru Singapura akan memotivasi saya untuk terus belajar dan belajar. Belajar jauh dari sanak saudara, belajar untuk menerima perbedaaan, serta belajar memaknai kehidupan. Menjadi sebuah jejak pelajaran yang berharga.

Belajar di negeri singa, akan menjadi singa!
Singa yang kuat, memimpin, dan melindungi.

JCU Singapore!

Saya baru mengetahui universitas ini tiga hari lalu karena kompetisi yang diselenggarakan pesta blogger. Dan saya sangat bersyukur bisa mengenal JCU Singapore.

gif animator
JCU Singapore

JCU Singapore sendiri memiliki kualitas dan level yang sama dengan JCU Australia dimana JCU Australia menduduki peringkat 4% terbaik di dunia dan universitas riset tropis terkemuka di Australia. Beberapa program studi ditawarkan yaitu Bisnis, Ilmu Lingkungan, Teknologi Informasi, Pemasaran, Psikologi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan.

Para pelajar / mahasiswa asing dan non asing yang melanjutkan pendidikan di JCU (James Cook University) Singapore akan diberi kemudahan dan fasilitas untuk melaksanak perkuliahan dari proses keimigrasian termasuk pemberian visa dan beasiswa serta Dilengkapi dengan perpustakaan, komputer, riset dan penelitian, kegiatan kemahasiswaan yang menyenangkan, klinik psikologi, serta kegiatan-kegiatan lainnya dengan dukungan pengajar dan cara pengajaran yang profesional.

Masih banyak sekali hal yang akan membuat kamu berminat untuk masuk ke sini seperti saya. Untuk itu kunjungi situs resminya di www.jcu.edu.sg atau berkenalan lebih dekat dengan mereka melalui facebook fanpage.


Kedokteran!

Cita-cita saya adalah menjadi dokter.


gif animator


Lalu kenapa memilih JCU Singapore? Bukankah tidak ada program studi kedokteran di sana?

Memang tidak ada program kedokteran di sana!
Namun ada salah satu ilmu yang saya butuhkan ketika menjadi dokter nanti, yaitu Ilmu PSIKOLOGI.

Dua tahun terakhir ini, saya mendalami ilmu psikologi melalui buku-buku psikologi terapan yang dijual bebas di toko buku.
Alhasil, saat ini banyak sekali teman-teman saya yang berkonsultasi ke saya mengenai permasalahan kehidupan mereka. Saya juga suka menyelami karakter orang yang berbeda-beda. Memberi masukan atas keputusan yang akan mereka buat. Saya sering diminta untuk memberi nasihat kepada mereka yang membutuhkan.
Saya yakin ilmu-ilmu tersebut akan berguna untuk menangani pasien juga menangani anak-anak atau suami saya nantinya.

Sungguh, saya sangat tertarik ketika mengetahui bahwa JCU Singapore menyediakan program doktorat untuk Psikologi. Ini membuktikan kualitas dan keseriusan JCU Singapore dalam studi Psikologi-nya.





nita


***

Untuk teman-teman yang mendukung saya, kunjungi dan like jcu singapore facebook fanpage

lalu berikan jempol kalian di foto saya yah klik ---> sini

Anak kecil ngompol di celana
memberi jempol dapat pahala
Terimaksih banyak!:)

SHARE:

10.08.2010

Romantisme Sederhana

sumber: tumblr.com


Akhir-akhir ini saya sering mendapat surat cinta. Bukan surat cinta yang macam-macam yah,
Ini karena saya senior di OSIS dan paskibra, ada saja ritual yang mengharuskan adik-adiknya menulis surat cinta pada kakak-kakaknya. Kasihan juga yang menulis surat cinta untuk saya, mereka harus berbohong :p

Tapi cukup seru membacanya, apalagi kalimat-kalimat berlebihan seperti,
Kalau kini ku kirim surat ini, kak, artinya saya sudah tidak tahan lagi memendam rasa sukaku padamu. Bahaya juga yah kalau sudah tidak bisa ditahan lagi :D

Atau, Kau yang cantik dengan tubuh semampai langsung menyita perhatianku. Apalagi senyummu yang manis. Wah tambah parah bohongnya.

***
Sebenarnya yang terpenting, surat-surat itu mengingatkan saya pada sebuah surat tanpa nama, dari
seseorang empat tahun yang lalu. Saya temukan surat itu di dalam tas saya, dan saya benar-benar kaget membacanya. Antara rasa senang, penasaran, dan takut.

Senang, karena itu surat cinta saya yang pertama. Surat cinta sungguhan.
Penasaran, karena saat itu saya belum tahu siapa pengirimnya.
Takut, karena saya takut kalau orang yang menulisnya bukanlah orang yang saya harapkan.

Percaya atau tidak, sekarang saya sudah mengetahui siapa pengirimnya.
Seseorang yang empat tahun lalu pun sebenarnya berhasil mencuri hati saya, sebelum dia menulis surat itu. Tentu saja, dia tidak tahu soal ini. (kecuali dia membaca posting saya sekarang) dan mungkin, kita sudah punya jalan masing-masing. Melankolis sekali yah.

Di awal paragraf, dia mengatakan bahwa dia takut. Sungguh, seandainya dia sadar, dia bukan orang yang penakut. Berapa banyak pria yang bahkan tidak berani ataupun gengsi untuk sekedar menulis surat seperti miliknya.

Paragraf-paragraf selanjutnya: penuh dengan pujian.

Di akhir paragraf, dia tulis, aku tunggu jawabannya (besok) nanti ya. dari orang yang selalu memperhatikanmu. Dia mencoret kata besok menjadi NANTI.

Apakah NANTI itu adalah sekarang, besok, lusa, atau 10 tahun lagi? Entahlah.

Kalau saya bisa membuat resensi atas suratnya, maka bahasanya begitu sederhana dan apa adanya. Tidak ada kalimat puitis sama sekali. Kertas yang ia gunakan pun hanya selembar sobekan buku tulis. Tanpa amplop, tanpa bunga, tanpa cokelat, tanpa wangi-wangian. Semua begitu sederhana.

Dan memang saya menyukai sesuatu yang apa adanya. Bukankah kejujuran adalah sebuah romantisme sederhana?



Saya telah berjanji untuk menyimpan surat itu sampai tua nanti :)
Dan saya benar-benar berterimakasih kepadanya karena telah bersedia mengisi beberapa lembar kenangan dalam buku kehidupan saya.
Fellas!
SHARE:

10.04.2010

Macro Expression?

gif animator

Setiap ekspresi adalah kita

SHARE:
© Mettle in Perspectives.. All rights reserved.
Blogger Templates made by pipdig