3.12.2010

Kalau Dunia Bangga, Maka Banggalah Indonesia


Hai, pemuda Indonesia! Apa sih yang membuat kamu bangga sama Indonesia?
Budaya? Musik dan tarinya?
Makanannya?
Bahasanya?
Atau kamu malah enggak tahu sama sekali apa yang bisa membuat kamu bangga pada Tanah Airmu sendiri?
Teman, banyak sekali yang bisa kita banggakan dari Indonesia. Mulai dari sejarah, budaya, bahasa, makanan hingga prestasi luar biasa yang ditorehkan saudara-saudara kita, putra-putri bangsa!
Tanpa kita sadari ada orang-orang hebat dan terkenal di luar sana yang kagum dengan Indonesia. Kok bisa?
Bisa dong! Tidak percaya?
Ini beberapa buktinya!



Musisi dunia, Paman Leona Lewis mengaku kalau instrumen gamelan itu oke banget untuk dijadikan salah satu komposisi musiknya dalam lagu
I see You yang menjadi salah satu soundtrack film AVATAR. “A lot of the percussion for AVATAR is gamelan, INDONESIAN music. It’s very pretty fusion of different worlds that gives the place itself a quality that is magical.” Tuh kan....



Yang membanggakan lagi nih dari dunia musik adalah Kak Shandy Sandoro. Orang Asia pertama yang berhasil menjuarai ajang International Contest of Young Pop Singers New Wave 2009 di Jurmala, Latvia. Kak Shandy mengalahkan 16 finalis lain yang berasal dari 12 negara di dunia. Ini berarti para juri dan masyarakat luar mengakui kemampuan Putra Indonesia yang satu ini, hingga menjadi idola baru di Jerman.
Wow a new superstar from Indonesia!

Masih ingat Denias si anak Papua yang manis dan gigih belajar?
Ya!
Denias dalam Film Denias Senandung di atas Awan yang menampilkan keindahan alam Papua ini, sempat masuk nominasi Piala Oscar dalam 80th Academy Award Best Foreign Film. Ajang Film bergengsi dunia itu lho!
Film yang disutradarai oleh John D’Rantau ini sebelumnya meraih Film Feature Anak-anak Terbaik dalam sebuah penghargaan tertinggi bagi insan perfilman di Asia Pasifik dalam Asian Pasific Screen Award 2007.
Riri Riza melalui film Three Days to Forever-nya juga mendapat Best Movie dalam London Movie Festival 2007.
Prestasi hebat untuk dunia perfilman Indonesia karya anak bangsa!



Di dunia teater, Indonesia melalui Teater Tanah Air yang dipimpin Om Jose Rizal Manua meraih medali emas pada 9th World Festival of Children’s Theatre di Lingen, Jerman dan medali emas untuk lakon yang berjudul Spectacle PEACE a Visual Theatre Performance di tahun 2008 pada 10th World Festival of Children’s Theatre di Moskow-Rusia.
Dua tahun berturut-turut!
Hebatnya lagi nih di tahun yang sama, Om Jose dan anak-anak Teater Tanah Air mendapat kehormatan untuk tampil di kantor pusat PBB di Jenewa, Swiss. Dunia menonton mereka!

Kalau dulu kita kenal nama-nama seperti Affandi, Imam Basuki dan pelukis senior lainnya, sekarang Indonesia punya nama baru yaitu Ella Wijt, pelukis muda yang terkenal dengan sebutan ‘pelukis stroberi’. Berkat lukisan-lukisannya yang unik ini, ia mendapat beasiswa untuk berkuliah di School of Art Institute Chicago, US. Sekolah seni terkemuka di negeri Paman Sam. Baru- baru ini, Ella melukis ratusan stoberi kecil-kecil dalam satu canvas yang membentuk wajah orang nomor satu di Amerika, yaitu Barack Obama. Kreatif bukan?

Teman-teman, orang tua kita mungkin pernah menceritakan nama-nama ini kepada kita. Sebutlah Rudi Hartono Kurniawan, Liem Swie King, Christian Hadinata, Susi Susanti, Wongso Suseno atau Utut Adianto sang maestro catur.

Nah, kita juga punya nama-nama baru lho buat diceritakan ke anak-anak kita nanti. Ada Bang Chrisjon yang dianugerahi gelar “Super Champion” tinju kelas bulu versi WBA setelah 10 kali mempertahankan sabuk juara secara berturut-turut tanpa putus sejak 2003.

Ada juga nih Rio Haryanto. Pembalap muda nasional yang berusia 16 tahun. Rio kini menjuarai kejuaraan balap mobil Formula BMW Pacific 2009. Prestasi terbaik pembalap kelahiran Solo ini antara lain menjadi juara termuda se-Asia Pasifik dan peringkat ketiga dunia kejuaraan Formula Asia 2.0

Kaum cewek juga enggak kalah hebat, ada Irene Kharisma Sukandar sebagai pecatur Indonesia pertama yang berhasil menyandang gelar Grand Master International Wanita (GMIW) terhitung sejak Desember 2008.
Ssst.....
Irene yang akrab disapa Iren ini, pada bulan Maret 2010 nanti genap berusia 18 tahun lho!

Teman-teman, melihat semua prestasi Indonesia tersebut, pernah enggak bertanya-tanya dalam hati, gimana sih komentar dunia yang sebenarnya kalau melihat Indonesia sukses?

Ini nih, kesan yang tak terlupakan dari Olimpiade Fisika Dunia ke-37 di Singapore tahun 2006.
Waktu upacara pembagian medali perunggu, tidak ada satu pun siswa Indonesia yang disebutkan. Para Duta Besar (Dubes) bertanya pada Dubes kita yang kalau diterjemahkan seperti ini, “Kok enggak ada siswa Indonesianya?”
Dubes kita hanya tersenyum sambil menyalami Dubes yang siswanya mendapat medali perunggu.
Ketika medali perak disebut, muncullah seorang anak kecil yang masih duduk dibangku SMP, dengan peci sambil mengibarkan bendera kecil, namanya Muhammad Firmansyah Karim dari Indonesia.
Dubes negara lain pun kelihatan bingung. Mungkin mereka berpikir, “enggak salah nih.....”
Lagi-lagi negara sahabat kaget luarrr biasa!
4 anak Indonesia maju untuk dikalungkan medali emas. Berpeci hitam dengan jas hitam, gagah sekali.



Tidak sampai disitu saja, teman-teman!
Ketika diumumkan “The Champion of the International Physics Olympiade XXVII is.........”
“Jonatahan Pradana Mailoa!”
Semua orang Indonesia bersorak. Tepuk tangan menggema dipenuhi rasa haru dan bangga. Hingga tak kuasa menahan air mata.

Orang Kazakhtan memeluk erat dan berkata, “Wonderful Job..”
Orang Malaysia menyalami dan berkata, “You did a great job...”
Orang Taiwan bilang, “Now is your turn...”
Orang Filipina bilang, “Amazing...”
Orang Israel bergumam, “Excellent work..”
Orang Portugal berseru, “Portugal is great in Soccer but has to learn Physics from Indonesia!”
Orang Nigeria bertanya, “Could you come to Nigeria to train our student too?”
Orang Australia bilang, “Great..”
Orang Belanda bilang, “You did it”
Orang Rusia mengacungkan kedua jempol, dan
Orang Iran memeluk sambil berkata, “Great Wonderful..”
86 negara mengucapkan selamat kepada Indonesia.
Kepada Indonesia, negara kita tercinta.

Para Pemuda Indonesia tersebut telah membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang berpotensi dan bangsa yang cerdas.
“I’m proud for them, doesn’t mean I’m proud to be Indonesian because of this. No, just because other Indonesians are smart .” ujar seorang teman dalam suatu forum diskusi Asia.
Kalau dunia saja bangga kepada Indonesia, kenapa kita tidak?
Ayo teman-teman, tunjukkan semangat kita, teruslah berprestasi dan buktikan pada dunia bahwa kita bangga sebagai bangsa Indonesia!




Yunan, Nita


SHARE:

1 komentar

  1. Sesungguhnya masih banyak lagi prestasi - prestasi Indonesia di mata dunia yang belum terekspos media lokal

    Secara media lokal lebih suka membahas century, hal - hal berbau kriminal, dll.

    Berita" semacam itu cuma sedikit dan biasanya hanya jadi selingan

    BalasHapus

© Mettle in Perspectives.. All rights reserved.
Blogger Templates made by pipdig